Minggu, 23 Mei 2010

dr. Hasri Ainun Habibie : Kisah Cinta Berakhir di Jerman

Minggu, 23/05/2010 17:54 WIB
Tifatul: Ibu Ainun Sosok yang Tegar Mendampingi Pak Habibie
Jakarta - Berpulangnya mantan Ibu Negara, Hasri Ainun Habibie, mengembalikan ingatan Tifatul Sembiring pada sosok yang tegar dan setia. "Ketika Pak Habibie jadi wapres dan presiden itu banyak "serangan" terhadap Pak Habibie. Tapi beliau sabar dan tidak mengeluarkan statemen pada masyarakat," kata Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring usai usai acara penyerahan bantuan SMS Donasi Komunitas Pos dan Telekomunikasi di SDN 18 Ganting, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumbar, Minggu (23/5/2010).
Tifatul menilai Ainun dan Habibie sebagai pasangan yang saling setia dalam mendampingi satu sama lain.
"Luar biasa kesetiaan beliau mendampingi Pak Habibie. Begitu juga kesabaran Pak Habibie mendampingi beliau ketika sakit bahkan sampai 12 kali operasi. Untuk orang yang usianya 72 tahun itu luar biasa," kata politisi PKS ini.
Tifatul mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya Ibu Ainun Habibie.
"Atas nama pribadi dan juga keluarga besar Menkominfo mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Ibu Aiunun Habibie," kata Tifatul yang menggunakan batik berwana coklat ini. (nrl/nrl)



Minggu, 23/05/2010 12:39 WIB
Ainun Terharu Dengar Surat SBY
Rumah Habibie Banjir Karangan Bunga

Jakarta - Presiden SBY sempat mengirimkan surat kepada almarhumah Ainun Habibie saat mantan Ibu Negara itu dirawat di rumah sakit. Ainun terharu mendengar isi surat itu.
"Pada saat Ibu masih dirawat dan baru dioperasi, Presiden SBY sempat mengirimkan surat yang sempat dibacakan di dekat telinga almarhumah dan ia sangat terharu," tutur Direktur The Habibie Center, Ahmad Watik Pratiknya, pada wartawan di rumah duka, Jl Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Minggu (23/5/2010).
Watik menyatakan, meninggalnya Ainun membuat bangsa Indonesia merasa kehilangan mengingat jasa almarhumah yang banyak. "Beliau banyak memiliki jasa pada masyarakat dan organisasi sosial, apakah itu dalam bentuk beasiswa dan juga dukungan terhadap kaum tunanetra," paparnya.
Surat SBY pada keluarga BJ Habibie dikirimkan melalui anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bidang pembangunan dan otonomi daerah Ginandjar Kartasasmita ke tempat Ainun dirawat, di LMU Klinikum, Munich, Jerman.
"Isinya menyampaikan rasa atas nama pemerintah bangsa Indonesia, keluarga menyampaikan rasa keprihatian Presiden atas kondisi kesehatan Ibu Habibie," ujar Ginandjar usai bertemu SBY pada 5 Mei lalu. (dip/nrl)



Minggu, 23/05/2010 01:15 WIB
Kisah Cinta Indah 48 Tahun itu Berakhir di Jerman

Jakarta - Hasri Ainun Habibie, istri Presiden ke-3 RI, Prof Dr BJ Habibie, hampir selalu ada mendamping suaminya yang sedang bertugas. Ainun juga selalu melempar senyum saat berada disamping Habibie.
Wanita kelahiran Semarang pada 11 Agustus 1937 itu kuliah di Fakultas Kedokteran di Jakarta dan pernah bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Bahkan Ainun pernah tinggal di belakang asrama RSCM, di Jalan Kimia.
Ainun dipersunting BJ Habibie pada 12 Mei 1962. Dari pernikahan itu, Ainun mempunyai anak dua orang yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal, serta enam orang cucu.
Ainun masuk rumah sakit RS Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munich, Jerman pada 24 Maret lalu. Dia telah menjalani sembilan kali operasi yaitu empat operasi utama dan lima eksplorasi yang semuanya berlangsung dengan lancar.
Namun kondisi Ainun kian memburuk. Istri BJ Habibie ini meninggal dalam usia 72 tahun. Ainun meninggal Sabtu (23/5/2010) sekitar pukul 17.30 waktu setempat di Rumah Sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munich, Jerman.
Habibie terus mendampingi Ainun dalam sakitnya. Saat Ainun meninggal pun Habibie berada di sisinya. Presiden pertama era reformasi ini berusaha tabah dalam kehilangannya.

Sabtu, 22/05/2010 23:21 WIB
Ibu Hasri Ainun Habibie Tutup Usia

Jakarta - Istri mantan presiden RI BJ Habibie, Hasri Ainun Habibie tutup usia di usia 72 tahun. Ainun meninggal sekitar pukul 17.00 waktu setempat di Rumah Sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munich, Jerman.
"Innalillahi wa inna ilaihii raajiuun. Telah meninggal Ibu Hasri Ainun Habibie. Mohon do'a untuk Almarhumah," demikian informasi resmi yang diperoleh detikcom dari twitter The Habibie Center pukul 23.15 WIB, Sabtu (22/5/2010).
Sebelumnya Ibu Hasri sempat kritis setelah menjalani perawatan intensif. Dia baru saja menjalani operasi kanker usus.
Saat ini semua keluarga termasuk BJ Habibie, dan dua putranya Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie sudah berada di Jerman.
(rdf/rdf)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar