Kamis, 16 Juli 2009

SBY - Boediono Unggul di Palembang

Kamis, 16/07/2009 15:10 WIB
SBY-Boediono Unggul di Palembang
Taufik Wijaya - detikPemilu
Palembang - Pasangan capres-cawapres Susilo Bambang Yudhoyono(SBY)-Boediono meraih suara terbanyak di Palembang. Hal ini berdasarkan rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).Di kota pempek ini, pasangan nomor 2 itu mengungguli para rivalnya, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto serta Jusuf Kalla (JK)-Wiranto.Bahkan, SBY-Boediono unggul di setiap kecamatan di Palembang yakni 16 kecamatan. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan di KPUD Palembang, Kamis (16/07/2009), SBY-Boediono meraih 435.702 suara, Mega-Prabowo meraih 237.684 suara dan JK-Wiranto meraih 46.336 suara.“Berdasarkan hasil rekap tersebut, SBY-Boediono dinyatakan meraih suara terbanyak di Kota Palembang. Kedua pasangan Mega-Prabowo dan ketiga pasangan JK-Wiranto," kata Ketua KPUD Palembang Eftiyani di kantornya, Kamboja, Palembang seusai rekapitulasi.Rekap secara umum berjalan lancar, aman dan tertib. Rekap dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Selama berlangsung, rekap di bawah penjagaan dari satuan Kepolisian dan Brimob.Seluruh saksi dari masing-masing pasangan calon hadir mengikuti rekap tersebut. Namun selama rekap berlangsung tidak ada protes ataupun sanggahan dari para saksi pasangan calon.Pakaian AdatRekap suara dilaksanakan di halaman Kantor KPUD Palembang, Kamboja, Palembang, di bawah beberapa unit tenda yang telah disiapkan.Pelaksana rekap yang terdiri dari lima anggota KPUD Palembang, Sekretaris KPUD Palembang, serta para staf Sekretariat KPUD Palembang bergaya khusus tradisional. Masing-masing mengenakan tanjak bagi yang pria.Selain itu empat anggota KPUD Palembang dan sekretaris mengenakan jas. Sedangkan dua staf sekretariat KPUD Palembang yang perempuan mengenakan pakaian tradisional seperti yang dipakai penari Gending Sriwijaya. Suasana rekap layaknya seperti mau ada hajatan perkawinan.( tw / nwk )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar