Kamis, 16 Juli 2009

LSI : 80 Persen Masyarakat Nilai Pemilu Jurdil

Kamis, 16/07/2009 15:30 WIB
LSI: 80 Persen Masyarakat Nilai Pemilu Jurdil
Hery Winarno - detikPemilu
Jakarta - Dari hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) telah dilakukan secara jujur dan adil (jurdil). Ini membantah tudingan elit politik tertentu yang selama ini mengatakan sebaliknya."Di tingkat elit mengatakan, jika pemilu tidak berjalan dengan jujur dan adil, tapi ini terbantahkan dari penelitian kami yang mengatakan masyarakat lebih memilih jika pemilu itu jujur dan adil," ujar Direktur Eksekutif LSI Kuskrido Ambardi di kantornya, Jl Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2009).Menurut dia, masyarakat sebagai pemilih menilai pemilu itu sangat jujur dan adil. Dari data LSI, 80 persen masyarakat menilai jika pelaksanaan Pileg dan Pilpres sangat jurdil. Data lainnya, 85 persen mengatakan puas dengan pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada dua. Pertama, lewat exit poll yang dilakukan pada tanggal 9 April 2009 dan 8 Juli 2009. Untuk Pileg, setiap satu TPS diambil dua responden dari 2.100 TPS di Indonesia. Dengan marjin eror kurang lebih 1,7 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Untuk exit poll yang dilakukan pada Pilpres, satu TPS satu orang sampel dengan jumlah TPS yang sama. Marjin eror 2,4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.Metode kedua adalah post election survey dengan jumlah sampel 2.000 TPS. Marjin eror 2,4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.Terkait hasil ini, pakar filsafat politik UI Rocky Gerung menilai adanya perbedaan cara pandang masyarakat dan para elit politik. Masyarakat dipandang lebih mampu menilai secara obyektif."Kalau protes elit adalah protes yang ditunggangi kepentingan, sehingga ada perbedaan," ucapnya.( mad / iy )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar