Jumat, 07/08/2009 15:16 WIB
Akhir Tahun Lalu, Rendra Sudah 'Pamitan'
Muchus Budi R. - detikNews
dok detikcom Solo - Tanda-tanda akan surutnya WS Rendra telah dirasakan oleh Sugiyatno, salah seorang sahabat dekatnya di Solo. Bulan Desember tahun lalu, Rendra datang ke Solo. Saat itu kepada Sugiyatno, Rendra meminta pamitan secara khusus yang bisa ditafsirkan akan meninggalkan segala urusan di dunia.
"Bulan Desember tahun lalu adalah perjumpaan terakhir secara fisik antara saya dengan Mas Willy. Saat itu kepada saya Mas Willy minta pamit. Beliau menyebut pamitannya sebagai pamitan basuki," papar Sugiyatno saat ditemui di rumahnya di Solo, Jumat (7/8/2009).
Pamit basuki adalah istilah khusus untuk menyebut akan segera meninggalkan segala urusan di dunia. Pamitan seperti itu sering dilakukan orang-orang tertentu yang memiliki kepekaan batin atau prarasa akan segera datangnya ajal.
"Mas Willy orang yang biasa olah batin dan dekat dengan alam. Meskipun saat itu dia masih kelihatan segar-bugar, namun barangkali dia sudah merasakan ajal sudah semakin dekat menghampiri," tambahnya.
Sugiyatno mengaku sangat terpukul atas kepergian Rendra, apalagi dia tidak bisa datang langsung ke Bengkel Teater untuk melihat untuk terakhir kalinya sosok orang yang dihormatinya. Hal itu lantaran saat ini Sugiyatno juga harus menunggui istrinya yang sedang sakit.
"Saya sedih. Kalau ke Solo, kemanapun Mas Willy hendak pergi, saya yang mengantar. Beliau sering ngobrol sampai malam dan menginap di rumah ini. Beliau bahkan datang dari Jakarta ketika bapak saya meninggal. Tapi saat beliau wafat, saya tidak bisa mengantarnya ke pemakaman," ujarnya sambil berkaca-kaca.
Tahlilan
Rasa kehilangan terhadap sosok Rendra juga dirasakan para seniman Solo. Maklum seniman kawakan itu pernah tinggal di Wisma Seni Taman Budaya Surakarta pada tahun 1999 hingga 2002, sehingga bisa sangat dekat dengan banyak seniman lintas generasi.
Sebagai bagian dari kecintaan mereka, pada 11 Agustus mendatang para seniman di Solo akan menggelar doa bersama di Wisma Seni. Doa dan ungkapan duka akan mereka ekspresikan melalui berbagai media baik tahlil, lagu-lagu, musik, puisi dan ekspresi lainnya.
Hari ini, sejumlah murid SMA Santo Yosef juga menggelar musikalisasi puisi karya Rendra. Acara tersebut digelar untuk megantar kepulangan Rendra ke haribaan Tuhan. Di SMA tersebut Rendra pernah mengenyam pendidikan sebelum meneruskan studinya ke Fakultas Sasta UGM.
(mbr/djo)
KELUARGA
Oleh Wawan Dwn
Ketika akan menikah
Janganlah mencari istri tapi carilah ibu bagi anak-anak kita
Janganlah mencari suami tapi carilah ayah bagi anak-anak kita
Ketika melamar
Anda bukan sedang meminta kepada orangtua/wali si gadis tapi meminta kepada Allah melalui orangtua / wali si gadis
Ketika akad nikah
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu,tetapi menikah di hadapan Allah
Ketika resepsi pernikahan
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berpikir untuk bercerai karena menyia-nyiakan doa mereka
Sejak malam pertama
Bersyukur dan bersabarlah..Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang
malaikat
Selama menempuh hidup berkeluarga
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melulu jalan bertabur bunga tapi jalan semak belukar yang penuh onak duri
Ketika biduk rumah tangga oleng
Jangan saling berlepas tangan tapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan
Ketika belum memiliki anak
Cintai istri/suami anda 100%
Ketika telah memiliki anak
Jangan bagi cinta anda kepada istri/suami dan anak anda tapi cintailah istri/suami anda 100% dan cintai anak anda masing-masing 100%
Ketika ekonomi keluarga belum membaik
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan ketaatan suami dan istri
Ketika ekonomi membaik
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita
Ketika anda adalah suami
Boleh bermanja-manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan anda
Ketika anda adalah istri
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan
Ketika mendidik anak
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orangtua yang baik adalah orangtua yang jujur kepada anak
Ketika anak bermasalah
Yakinlah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orangtuanya
Ketika ada PIL
Jangan diminum,cukupkanlah suami sebagai obat
Ketika ada WIL
Jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati
Ketika memilih potret keluarga
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju keluarga
masjid
Ketika ingin langgeng harmonis
Gunakanlah formula 6K:
1. Ketaqwaan
2. Kasih sayang
3. Kesetiaan
4. Komunikasi dialogis
5. Keterbukaan
6. Kejujuran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar