Minggu, 01 September 2024

HUKUM & KEADILAN

Pagi Ayah, aku ingin menyampaikan terimakasih apa yang Ayah dan Ibu berikan padaku. Maafkan pengembaraanku tidak sesuai harapan Ayah dan Ibu, biarkan aku berkarier sesuai pilihan. Bagiku Pendidikan sebuah proses menuju pendewasaan bagaimana cara aku berpikir melangkah secara dinamis dan kreatif menaklukan masa depan yang lebih baik. Bukankah Ayah pernah menyampaikan quote padaku saat aku di Bandara CGK 2 tahuln lalu, dimana itu adalah momen melihat tawa dan senyum Ibu juga pelukannya yang terakhir bahwa "Hukum kehidupan bukanlah sekedar keadilan yang dibayangkan, hukum juga bukan kebenaran yang dituliskan, tetapi hukum adalah bertemunya kebenaran dan keadilan dalam satu keputusan." Kini Ibu telah tiada, saat khabar WAG dalam Infinitum publish, aku benar-benar terguncang dahasyat karena teriris tadir yang mengerikan. Ayah, saat khabar itu sampai dunia benar-benar runtuh. Tapi karena ingat quote yang ayah sampaikan, aku tersadar bahwa ini adalah hukum kebenaran dan keadilan dalam kehidupan. Terimakasih Ayah, bagiku kau adalah mata air, semoga kita dipertemukan dan berakhir dalam takdir yang saling mengikhlaskan. (Shubuh,20082024)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar